Selasa, 27 Februari 2018

Memories in IX F

Memories in IX F

Ini kami anak kelas IX F, yang dikenal gaduh, tapi dibalik kegaduhan ada kekompakan dan keseruan.

Saat itu kita diberi tugas oleh seorang guru, saat guru masih didalam kelas, kita hanya bisa bertanya pada teman satu meja dan sulit untuk bertanya kepada teman yang lain, ini adalah saat yang kita tunggu telah tiba dimana beliau berkata "Anak anak saya tinggal dulu ya sebentar", "Ya bu/pak yang lama ya" sahut seorang murid, dan guru itu hanya menjawabnya dengan senyuman.

Saat guru sudah keluar dan beberapa saat kemudian kegaduhan terjadi ada yang berjalan kesana melihat jawaban yang lain ada juga yang hanya duduk mengerjakan sendiri, anehnya murid perempuan dan laki laki dapat bersatu dan kompak, banyak yang bergerombol untuk mendiskusikan jawaban.

Guru pun kembali ke kelas "Sudah selesai semua?", tanya guru itu, dan kami pun kompak menjawab "Belum pak/bu sedikit lagi", "Nanti kalau sudah selesai dikumpulkan dimeja saya ya", "Harus hari ini pak/bu?" Tanya seorang murid, "Hya harus hari ini" jawab beliau.

Guru pun meninggalkan kelas, dan waktu istirahat tiba.

Yang perempuan biasanya ke kantin, "Mau kemana?" Tanya seorang murid perempuan, "Ke kantin" jawab satu lainnya, "Nitip makanan dong" sahutnya, "Berapa" tanya satu lainnya, "2 saja ni uangnya, makasih ya", "ok" sahutnya. Di sisi lain yang laki laki keluar kelas dan berlari mengelilingi sekolahan karena bermain lempar bola. Sampai kelas lain hanya geleng kepala lihat kelakuan nya.

Besok kita bakalan rindu semua ini
Jangan lupakan satu sama lain yaa
Sukses UNBK'18 IX F

Sekian yang bisa saya sampaikan jika ada kesalahan mohon dimaafkan

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan comment

EXO - The Eve dan terjemahannya


Ttokbaro bwa what’s the situation
Lihatlah secara langsung, bagaimana situasinya?
Danghwanghan neoui siseon neomeo
Di ujung pandangan bingungmu
Kkeutnae muneojineun seongbyeok
Adalah dinding kastil yang runtuh
Chacheum balkaoneun saebyeok yeah uh
Malam perlahan sirna, yeah uh

Kkeuteopsi ieojigo isseo
Terus berlanjut tanpa henti
Mudin kalnal kkeute jallanaeji moshae
Tak bisa memotongnya dengan pisau tumpul kita
Gyesok banbokdoeneun munje yeah
Masalah terus berulang, yeah
Micheo pulji moshan sukje
Tugas yang belum bisa kita selesaikan

Nopeun byeok ape seureojideon
Dengarkan suara angin yang lemah
Jakgo yakhan baram soriga
Yang terpecah di depan tembok tinggi
Dwieongkyeo pokpungcheoreom morachineun
Kusut dan meliuk-liuk
Soril deureobwa
Bagai badai yang ganas

Kkaego budijchyeoya hae
Kau harus menerobosnya
Uril bol su issdorok
Agar kau bisa melihat kita
Keuge sorichyeoya hae
Kau harus berteriak keras
Meolli beonjyeogadorok
Agar bisa terdengar dari jauh
Yeorin biccdeuri beonjyeoga
Ketika cahaya mulai menyebar
Gin eodumeul da moranaen sungan
Dan mengusir kegelapan
Dasi kkaeeonaya hae
Kau harus bangun
Saerowojin achime
Di pagi yang baru

Omanhan siseondeullo nal bwa
Mereka menatapku dengan tatapan sombong
Imi dareun chulbalseon wie anja
Duduk di garis start lain
Kkamadeukhan geori yeah
Di jalanan yang gelap, yeah
Dahji anheul deushan oechim
Teriakan itu tak sampai pada mereka

Jisbalphin chaero jaranadeon
Impian yang kandas terus tumbuh
Ganjeolhan sumanheun kkumdeuri
Bahkan ketika sedang melangkah
Boran deut damjang neomeo piwonaen
Melihat keadaan di sisi dinding lain
Punggyeongeul barabwa
Untuk dilihat semua orang

Kkaego budijchyeoya hae
Kau harus menerobosnya
Uril bol su issdorok
Agar kau bisa melihat kita
Keuge sorichyeoya hae
Kau harus berteriak keras
Meolli beonjyeogadorok
Agar bisa terdengar dari jauh
Yeorin biccdeuri beonjyeoga
Ketika cahaya mulai menyebar
Gin eodumeul da moranaen sungan
Dan mengusir kegelapan
Dasi kkaeeonaya hae
Kau harus bangun
Saerowojin achime
Di pagi yang baru

Waegokdoeneun jinsil gareuchyeojin geojis
Fakta diputar balikkan dan kebohongan diajarkan
Byeonhwaui moksori padoga ireo
Suara perubahan berubah menjadi ombak
Jeonbu jibeosamkil badareul mandeun geon, it’s you
Dan membentuk lautan yang akan membereskan segalanya, itulah dirimu